Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Intip Harta Kekayaan 2 Wakil Menteri Keuangan Baru di LHKPN, Ada yang Punya Rp52,8 Miliar

Presiden Prabowo Subianto melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 1 Oktober 2025. Berdasarkan LHKPN periode 2025 yang dilaporkan ke KPK pada Februari 2026, keduanya mencatatkan harta kekayaan yang cukup berbeda. Luky Alfirman, mantan Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, mencatatkan total harta kekayaan bersih sebesar Rp52.827.928.569 tanpa utang. Asetnya didominasi instrumen kas dan setara kas senilai Rp23.099.474.305 (43,7%), diikuti surat berharga Rp15.034.806.720 (28,5%), dan tanah bangunan Rp13.000.000.000 (24,6%). Properti miliknya tersebar di Jakarta Selatan, Bandung, dan dilengkapi empat unit kendaraan bernilai total Rp550.000.000.

Sedangkan Nurkholisoh Ibnu Aman mencatatkan harta kotor sebesar Rp6.392.808.000 dengan utang sebesar Rp1.691.300.000, sehingga harta kekayaan bersihnya mencapai Rp4.701.508.000. Aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan senilai Rp3.420.008.000 (53,5%), diikuti kas dan setara kas Rp2.910.000.000 (45,5%). Ia memiliki tujuh bidang tanah dan bangunan, termasuk aset di Jakarta Pusat senilai Rp1,61 miliar, warisan di Magelang, dan aset di luar negeri senilai Rp715.000.000. Untuk transportasi, ia hanya mencatatkan satu sepeda dan harta bergerak lainnya senilai Rp62.000.000.

Perbandaan kekayaan antara keduanya cukup signifikan. Kekayaan bersih Luky Alfirman sebesar Rp52,82 miliar tersebut jauh lebih besar dibandingkan Nurkholisoh Ibnu Aman yang hanya Rp4,70 miliar, atau sekitar 11,2 kali lipat. Laporan ini merupakan bagian dari pengungkapan transparansi kekayaan penyelenggara negara sesuai ketentuan LHKPN.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait