Investor Kawasan Industri Mulai Jauhi Jakarta Cs, Tapi Malah Terancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kawasan industri Indonesia mulai memisahkan diri dari Jakarta ke wilayah timur hingga Pantura seperti Kendal dan Batang karena biaya sewa dan SDM yang lebih rendah. Pergeseran ini membawa peluang investasi baru namun menimbulkan risiko lingkungan seperti banjir rob dan abrasi di kawasan pesisir. Ahli perencanaan wilayah Adriadi Dimastanto menyatakan investor mengutamakan capex dan opex yang murah, sementara pengembangan industri harus menerapkan green industry dengan ruang hijau dan sistem tangkapan air. Jika tidak ditangani, biaya lingkungan di masa depan bisa lebih besar. Sementara itu, Bekasi dan Karawang tetap menjadi sub-market dengan transaksi lahan terbesar pada semester 1 2026.
Bagikan
Berita terkait
Jababeka Caplok 51% Kawasan Industri Kendal, Siapkan Ekspansi Besar di Jateng
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 17.43
Video: Bersaing Tarik Investasi, Kawasan Industri Butuh Kemudahan Izin
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 17.00
Dongkrak PAD Jatim, Kawasan Industri Didorong Tingkatkan Kinerja
JawaPos · 17 September 2026 pukul 20.00
Video: Birokrasi Berbelit-belit Jadi Penghambat Realisasi Investasi RI
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.10