Investor Kawasan Industri Mulai Jauhi Jakarta Cs, Tapi Malah Terancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kawasan industri Indonesia mulai memisahkan diri dari Jakarta ke wilayah timur hingga Pantura seperti Kendal dan Batang karena biaya sewa dan SDM yang lebih rendah. Pergeseran ini membawa peluang investasi baru namun menimbulkan risiko lingkungan seperti banjir rob dan abrasi di kawasan pesisir. Ahli perencanaan wilayah Adriadi Dimastanto menyatakan investor mengutamakan capex dan opex yang murah, sementara pengembangan industri harus menerapkan green industry dengan ruang hijau dan sistem tangkapan air. Jika tidak ditangani, biaya lingkungan di masa depan bisa lebih besar. Sementara itu, Bekasi dan Karawang tetap menjadi sub-market dengan transaksi lahan terbesar pada semester 1 2026.
Bagikan
Berita terkait
Kawasan Industri Kaltara Serap 11 Ribu Tenaga Kerja, Investasi Capai Rp14 Triliun
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.49
Dorong Investasi, BNI Perkuat Digitalisasi Kawasan Industri
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.44
Madura Siap-Siap Berubah Total, Proyek Besar Ini Mau Dibangun
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 13.50
Investor China, Korea hingga Jepang Berebut Masuk Madura, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 12.10