IPPAT Jaksel Soroti Pelayanan Pertanahan dan Risiko Maladministrasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IPPAT Jakarta Selatan menggelar Forum Group Discussion (FGD) pada 22 September 2026 untuk membahas pelayanan pertanahan dan risiko maladministrasi. Forum yang dihadiri 120 peserta ini menekankan pentingnya kepastian prosedur dan hukum guna melindungi hak atas tanah masyarakat.
Data Ombudsman RI tahun 2025 menunjukkan terdapat 1.495 laporan di sektor Agraria/Pertanahan. Tiga masalah utama yang mendominasi adalah tidak memberikan pelayanan (40,68%), penundaan berlarut (21,25%), dan penyimpangan prosedur (18,79%).
Sebagai solusi, Ombudsman mendorong PPAT menjadi penjaga gerbang legalitas yang independen. Sementara itu, Kantor Pertanahan Jakarta Selatan fokus pada standar, integritas, dan pencegahan melalui enam indikator peringatan dini maladministrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 11.11
Ombudsman Tak Hadir Rapat di DPR soal Dugaan Lapas Mewah Cibinong
Berita terkait
Aduan Malaadministrasi Sektor Pertanahan Terbanyak, AHY Soroti Konflik Menahun
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.10
Penegak Hukum Diminta Usut Temuan Fasilitas Mewah oleh Ombudsman di Lapas Cibinong
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 21.08
Penghuni Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Masih Misterius
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.47
Tulisan Zona Integritas di Lapas Cibinong
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.30