Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Kapal Virgo di Surabaya

Isak tangis tak terbendung menyelimuti kedatangan jenazah Imam Soeparno, korban tragedi Kapal Motor Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. Saat ambulans membawa peti jenazah tiba di rumah duka di Jalan Sememi Jaya Gang 4, Surabaya, keluarga yang menunggu histeris langsung menangis dan salah satunya pun jatuh pingsan. Imam, pria berusia 66 tahun dari Surabaya, dikenal sebagai mekanik dan kernet truk yang rela merantau ke Kalimantan demi menafkihi keluarganya. Sebelum keberangkatan terakhirnya, ia sempat mengabarkan kepada anaknya, Novia, bahwa pelayaran ini akan menjadi yang terakhir kalinya ia kerjakan.

Keluarga sempat enggan percaya dengan kabar duka tersebut karena ponsel Imam masih bisa dihubungi. Baru setelah menerima foto jenazah di posko Pelabuhan Tanjung Perak, Syamsi, saudara Imam, akhirnya yakin adiknya telah tiada. Imam dikenang sebagai sosok yang keras kepala namun sangat kasih sayang kepada cucunya. Prosesi pemakaman pun dilaksanakan khidmat di depan rumah duka, diikuti oleh puluhan pelayat dan warga sekitar, sebelum jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum Babat Jerawat.

Tragedi KM Virgo Transport 8 terjadi pada Minggu (13/9) pukul 02.00 WITA saat kapal berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal yang mengangkut 243 penumpang, awak, dan 89 kendaraan ini kini telah menelamkan 114 korban ditemukan, dengan enam di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Imam Soeparno adalah salah satu dari enam korban yang telah teridentifikasi, bersama lima orang lain dari berbagai kota seperti Malang, Pamekasan, Kediri, dan Garut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait