ISPA di Jatim Tembus 211 Ribu Kasus, Dinkes Ungkap Kondisi Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan Jawa Timur mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang 2026, dengan puncak mencapai 211 ribu kasus pada Agustus. Peningkatan ini dipicu oleh kenaikan suhu udara selama musim kemarau. Gejala umum yang muncul meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, demam, hingga sesak napas.
ISPA disebabkan oleh virus, bakteri, atau kuman yang menular melalui udara dan droplet. Masyarakat diimbau menerapkan etika batuk, menjaga daya tahan tubuh melalui nutrisi dan istirahat, serta menghindari asap rokok. Meski umumnya sembuh dalam 7-14 hari, kelompok berisiko seperti lansia, ibu hamil, dan penderita komorbid diminta segera ke fasilitas kesehatan jika gejala memburuk.
Bagikan
Berita terkait
Kasus Influenza A dan ISPA Jatim Naik, Wagub Minta RS Siaga
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 03.15
Keluhan Influenza A di Jatim Meningkat, Emil Minta Faskes Tanggap Tangani Pasien
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.47
Tren ISPA di Jakarta Barat Meningkat Sejak Agustus 2026
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 12.00
Influenza dan ISPA Melonjak dalam Dua Pekan di Kabupaten Bandung
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 02.30