Israel Dihantam "Tsunami" Baru, Negara Bisa Terguncang Hebat
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hampir 270.000 warga Israel meninggalkan negara selama 2023-2025, dengan puncak emigrasi pada 2024 (91.500 orang). Gilad Kariv menyebut ini sebagai "tsunami" emigrasi akibat kekhawatiran soal ketidakpastian keamanan, reforma peradilan Netanyahu, dan konflik pasca-serangan Hamas. Emigran utama adalah keluarga muda berpendidikan tinggi dan berpenghasilan tinggi, yang berpotensi menghambat ekonomi inovasi Israel. Ahli demografi Sergio Della Pergola menekankan faktor sosial-politik lebih dominan daripada ekonomi.
Bagikan
Berita terkait
Iluminasi Merah Putih di Air Terjun Niagara Peringati HUT ke-81 RI
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 02.06
Merah Putih di Langit London: Catatan Upacara HUT ke-81 RI di Wisma Nusantara
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 21.30
Kemeriahan HUT Ke-81 RI di Warsawa Diikuti 500 Diaspora
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.35
Grup Simfoni Kolombia Kumandangkan Lagu Indonesia Raya saat Upacara HUT ke-RI di KBRI Bogota
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 17.00