Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Israel Dihantam "Tsunami" Baru, Negara Bisa Terguncang Hebat

Hampir 270.000 warga Israel meninggalkan negara selama 2023-2025, dengan puncak emigrasi pada 2024 (91.500 orang). Gilad Kariv menyebut ini sebagai "tsunami" emigrasi akibat kekhawatiran soal ketidakpastian keamanan, reforma peradilan Netanyahu, dan konflik pasca-serangan Hamas. Emigran utama adalah keluarga muda berpendidikan tinggi dan berpenghasilan tinggi, yang berpotensi menghambat ekonomi inovasi Israel. Ahli demografi Sergio Della Pergola menekankan faktor sosial-politik lebih dominan daripada ekonomi.

Berita terkait