Israel Dituduh Ciptakan Kondisi 'Pengungsian Permanen' di Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Laporan Danish Refugee Council (DRC) mengungkap bahwa 1,8 juta warga Palestina di Gaza (86% populasi) tinggal di kamp pengungsian dengan kondisi tidak manusiawi. Temuan ini menyalahkan Israel atas kebijakan 'pengungsian permanen' pasca gencatan senjata Oktober 2024, melalui ekspansi 'Garis Kuning' yang menyempitkan ruang hunai hingga 30% wilayah Gaza. Akses bantuan terhambat, infrastruktur minim, dan risiko kekerasan dalam rumah tangga meningkat. DRC dan PARC meminta Israel menghentikan ekspansi Garis Kuning, membuka akses bantuan, serta menghentikan pembangunan militer permanen di Gaza.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 21.31
Pemukim Israel Serang Petani Palestina dan Halangi Panen Zaitun di Salfit
Berita terkait
Israel Bunuh Komandan Senior Hamas, Perang Gaza Membara Lagi
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.15
Warga Palestina yang tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 74.016
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 16.30
Senjata Makan Tuan, Drone Israel Meledak Bunuh 2 Tentara Zionis di Gaza
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 17.46
Pasukan Israel Tembak 1 Wanita dan 2 Anak-anak Palestina di Gaza
Detik.com · 21 September 2026 pukul 04.31