Israel Gunakan Milisi dan Geng Kriminal untuk Kejahatan Perang di Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Laporan Haaretz mengungkapkan Israel menggunakan milisi bayaran, geng kriminal, dan pengedar narkoba untuk melakukan kejahatan perang di Gaza. Investigasi berdasarkan kesaksian tentara Israel, laporan PBB, dan citra satelit menemukan minimal lima kelompok milisi yang dipersenjatai untuk mengusir warga Palestina dan melakukan operasi di Gaza. Seorang tentara Israel menggambarkan pengiriman milisi yang diberi senjata, dukungan artileri, dan drone untuk menjarah serta membakar rumah. Salah satu milisi berkaitan dengan ISIS, pemimpinnya Yasser Abu Shabab tewas di tangan Hamas pada Desember 2025. Penggunaan tentara bayaran diduga untuk membuat kehidupan di Gaza tidak tertahankan, sejajar dengan seruan pembersihan etnis. Di Shujaiya, Israel meratakan pemakaman besar Palestina dan menggantinya dengan lapangan pelatihan milisi. Kasus ini menambah beban hukum Israel yang menghadapi tuduhan genosida di ICJ dan surat perintah penangkapan Netanyahu serta Yoav Gallant oleh ICC.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 1 September 2026 pukul 10.36
1.014 Atlet hingga Wasit Palestina Tewas Akibat Genosida Israel di Gaza
VOI · 1 September 2026 pukul 15.00
11.200 Warga Palestina di Gaza Tidak Diketahui Keberadaannya Sejak Serangan Israel Oktober 2023
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 14.46
Eks PM Zionis Akui Citra Israel Hancur: Identik dengan Genosida hingga Pembunuh Bayi
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 23.50
Serangan Israel Hantam Gedung dan Mobil, 5 Orang Tewas di Gaza
Berita terkait
Afrika Selatan tuduh Israel langgar perintah ICJ terkait Jalur Gaza
ANTARA News · 29 Agustus 2026 pukul 15.49
HNW Desak Masyarakat Internasional Hentikan Genosida dan Sanksi Israel
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 21.15
Afsel: Israel Tak Patuhi Perintah Mahkamah Internasional
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 19.01
Serangan Terbaru Israel ke Gaza Tewaskan 5 Orang
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 04.30