Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Israel Usut Pembajakan Flydubai, Netanyahu Tuding Pelaku Alami Radikalisasi

Pemerintah Israel mengungkapkan sedang menyelidiki dugaan upaya pembajakan maskapai Flydubai yang dilakukan oleh seorang kopilot. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa pelaku telah mengalami radikalisasi Islamis dan berniat menjatuhkan pesawat beserta seluruh penumpangnya. Ia menegaskan bahwa otoritas Israel sedang menyelidiki apakah aksi tersebut diperintah oleh pihak lain, dan siapa pun yang terlibat akan menanggung akibat yang berat. Netanyahu tidak menyebut secara langsung negara mana pun sebagai pelaku, namun menuding Iran memiliki kaitan dengan insiden ini. Tudingan ini sejalan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang juga menyatakan dugaan keterlibatan Iran dalam rencana pembajakan tersebut, serta ancaman akan sanksi berat jika terbukti. Israel dan AS telah lama mengaitkan Iran dengan berbagai aksi terorisme di dunia, meski pembajakan pesawat seperti ini jarang dikaitkan dengan negara teokrasi Syiah tersebut. Sebelumnya, Netanyahu menyatakan bahwa kopilot berasal dari Oman dan sempat membuka kemungkinan bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa. Menurut pejabat Israel dan saksi mata, kopilot dalam penerbangan menuju Tel Aviv pada 30 September lalu menikam pilot berkebangsaan India. Pilot India kemudian mengizinkan penumpang masuk ke kokpit untuk melumpuhkan pelaku. Pesawat melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi tanpa ada korban jiwa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait