Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Istana Pastikan Atensi dan Siap Siaga Tangani Gempa M7 NTT

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada di perairan Flores, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebijakan, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Gubernur NTT untuk menangani dampak gempa. Gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami dan gempa susulan, namun BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami setelah pemantauan menunjukkan tidak ada ancaman yang membahayakan. Hingga dua jam setelah gempa utama, BMKG mencatat 37 gempa susulan, termasuk satu dengan kekuatan sekitar magnitudo 6,2. Gempa susulan diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari hingga minggu mendatang dengan intensitas yang terus menurun. Gempa ini dikaitkan dengan aktivitas sesar naik busur belakang atau Flores Back Arc Thrust. Dampaknya termasuk kerusakan pada bangunan dan fasilitas publik di Labuan Bajo, seperti Hotel Jayakarta yang rusak pada lobi, tembok, meja, dan kursi, serta kerusakan ringan pada gereja, rumah sakit, dan sekolah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait