Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jadwal Hari Tanpa Bayangan di Indonesia September-Oktober 2026

Fenomena Hari Tanpa Bayangan akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada September hingga Oktober 2026. Peristiwa ini terjadi ketika Matahari berada tepat di atas suatu lokasi, sehingga bayangan benda tegak dapat menghilang atau terlihat sangat pendek. Fenomena ini bisa terjadi karena Indonesia terletak di sekitar garis khatulistiwa, sehingga posisi Matahari relatif dekat dengan titik zenit saat kulminasi utama.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis jadwal kulminasi utama kedua di berbagai ibu kota provinsi. Pada 2026, Matahari akan melewati wilayah Indonesia dalam dua periode: pertama antara 21 Februari hingga 5 April, dan kedua antara 21 September hingga 21 Oktober. Jadwal kulminasi utama kedua ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin mengamati fenomena ini.

Untuk mengamati Hari Tanpa Bayangan, masyarakat dapat menyiapkan benda tegak seperti tongkat yang ditempatkan di permukaan datar. Pengamatan dilakukan mendekati waktu kulminasi yang tercantum dalam jadwal BMKG, dengan memastikan kondisi langit cukup cerah agar bayangan benda dapat terlihat dengan jelas. Setiap daerah memiliki perbedaan waktu pengamatan yang dipengaruhi oleh posisi geografisnya terhadap Matahari.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait