Jagger Band Sebut Proses Kreatif Musisi Tetap tak Tergantikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jagger Band, grup musik bergenre Pop Rock Alternative, berkomitmen mempertahankan proses kreatif manual dan penampilan langsung di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Band yang digawangi Dzeko, Rizik, Aroun, dan Kems ini menekankan bahwa interaksi manusia, kolaborasi, dan pengalaman panggung tidak tergantikan oleh teknologi instan.
Saat ini, Jagger Band telah merilis dua single berjudul 'Kejam' dan 'Restu Tuhan' di berbagai platform digital, serta tengah mempersiapkan single terbaru berjudul 'Segalanya'. Aktivitas mereka termasuk tampil di acara seperti PTS FEST Vol. 2 di Bekasi untuk memperkuat identitas musikal dan membangun chemistry antarpersonel, yang mendapat apresiasi dari musisi senior Genta Garby.
Bagikan
Berita terkait
Dilema AI: Inefisiensi Anggaran dan Ancaman Cognitive Offloading dalam Industri Kreatif
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 09.30
Sony Music dan Warner Gugat Anthropic, Tuduh Claude Dilatih dengan Karya Bajakan
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.30
Jamuan Gwyneth Paltrow untuk Sam Altman Ditunda di Tengah Kritik soal AI
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 22.15
Lagu Madonna “Like a Prayer” Versi AI Bertahan 16 Pekan, Australia Larang Lagu Buatan AI di Chart Resmi
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 21.15