Jalur Darat Terputus, Polri Kirim 2,5 Ton Bantuan ke NTT Lewat Jalur Udara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri mengirimkan 2,5 ton bantuan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jalur udara setelah akses darat terputus akibat bencana. Bantuan ini dikirim menggunakan pesawat Polri dari Pondok Cabe, Tangerang Selatan, menuju Labuan Bajo dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Selain pesawat, Polri juga mengerahkan satu unit pesawat Cassa dan tiga unit helikopter AW-169 untuk mendistribusikan logistik ke daerah terisolir seperti Labuan Bajo, Ende, Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.
Bantuan yang dikirim meliputi kebutuhan pokok, tenda peleton, dan peralatan medis. Tujuan utamanya adalah memastikan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampang berjalan lancar meski jalur darat tidak dapat dipakai. Kapolri juga memerintahkan pengiriman bantuan yang berkelanjutan ke Polda NTT beserta personel dan peralatan pendukungnya.
Penggunaan angkutan udara menjadi solusi kunci karena beberapa jalur darat terputus dan dibutuhkan kecepatan dalam penyampaian bantuan ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau kendaraan darat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.03
Amran Pastikan Stok Beras NTT Aman Usai Gempa, Diperkuat 5 Kali Lipat
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 07.30
Update Gempa M7,7 NTT Tewaskan 51 Orang dan 1.639 Rumah Rusak
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.11
Optimis Bisa Tangani Dampak Gempa NTT, Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.02
6 Fakta Gempa NTT Telan Korban Puluhan Jiwa
Berita terkait
Polda Riau Kirim 60 Ton Bantuan untuk Korban Bencana NTT
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 09.02
Wook Group Gandeng Dompet Dhuafa Bantu Anak Korban Bencana
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 16.50
Kemenko Pangan & Mitra Salurkan Rp 1,7 M ke Warga Terdampak Bencana NTT
Detik.com · 25 September 2026 pukul 09.45
Penyaluran Bantuan Bencana untuk NTT Terus Berlanjut
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 17.17