Jamu dan Obat Herbal Bisa Merusak Ginjal jika Dikonsumsi Sembarangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jamu tradisional dan obat-obatan herbal merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia karena dianggap praktis untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti pegal linu, nyeri, dan menjaga daya tahan tubuh. Namun, konsumsi produk-produk tersebut secara sembarangan tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan risiko serius terhadap kesehatan, terutama pada organ ginjal.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Hamidah, dalam sebuah podcast bersama dr. Jefry Tribowo mengingatkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai batasan dosis dan efek samping jamu serta obat herbal masih perlu ditingkatkan. Kebiasaan mengonsumsi produk-produk tersebut tanpa anjuran dokter dapat menjadi pemicu kerusakan fungsi ginjal.
Ginjal berfungsi sebagai organ utama yang memetabolisme dan mengarsip sisa racun dari zat yang dikonsumsi manusia melalui urine. Ketika suatu bahan dikonsumsi secara berlebihan atau bertentangan dengan kondisi tubuh, ginjal harus bekerja keras sehingga berisiko mengalami inflamasi atau penurunan fungsi. Kasus kerusakan ginjal akibat konsumsi jamu dan obat herbal yang tidak terkendali menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan produk kesehatan tradisional.
Bagikan
Berita terkait
4 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Diam-diam Bisa Merusak Ginjal, Apa Saja?
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 09.31
Ahli Soroti Risiko BPA dari Galon Guna Ulang terhadap Kesehatan Ginjal
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.17
Menahan Kencing Bisa Rusak Ginjal Ternyata Bukan Mitos, Ini Penjelasan Dokter
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 15.46
Mabes Polri Kerahkan Pesawat, Helikopter, dan Anjing Pelacak ke NTT
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.27