Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Jangan Asal Berteman! Rasulullah Ungkap Bahaya Salah Memilihnya

Salah memilih teman dapat membawa seseorang pada kebiasaan dan lingkungan yang jauh dari nilai-nilai agama. Islam mengajarkan umatnya agar selektif dalam memilih teman, terutama teman dekat yang banyak memengaruhi perilaku dan cara berpikir. Dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan pergaulan tidak bisa dipandang sebelah mata. Seseorang yang terbiasa bergaul dengan orang yang gemar melakukan maksiat berpotensi mengikuti kebiasaan tersebut. Sebaliknya, pertemanan dengan orang saleh dapat menjadi jalan untuk semakin dekat dengan agama. Teman sering kali diibaratkan sebagai cermin yang mencerminkan kebiasaan, karakter, dan kecenderungan seseorang dalam kehidupannya.

Rasulullah Muhammad SAW memberikan peringatan tegas mengenai pengaruh teman dekat. Beliau bersabda: "Seorang mukmin merupakan cerminan saudaranya yang mukmin" (HR Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad dan Abu Dawud). Sabda beliau juga menyatakan: "Seseorang itu berada di atas agama teman karibnya. Maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat siapa yang dia jadikan teman karibnya" (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ahmad).

Pesan ini menekankan pentingnya memilih teman yang baik secara agama dan akhlak. Karena teman dekat tidak hanya memengaruhi perilaku, tetapi juga dapat menentukan arah kehidupan seseorang. Oleh karena itu, setiap Muslim dimohon untuk waspada dan selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, agar tidak mudah tersesat dari jalan yang benar.

Berita terkait