Jangan Terobsesi Anak harus Gemuk, Dokter Ungkap Risiko di Baliknya
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banyak orang tua di Indonesia menganggap anak gemuk sebagai tanda sehat, bahkan ada stigma sosial bahwa anak yang banyak makan harusnya gemuk. Kondisi ini menyebabkan kepanikan saat anak terlihat ramping dan memicu pola makan berlebih. Dr. Ardi Santoso menekankan obsesi berat badan tanpa panduan medis berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan jangka panjang. Edukasi perlu diperluas untuk mengubah pandangan tentang tumbuh kembang anak.
Bagikan
Berita terkait
Dokter Dito Minta Orang Tua Miliki Kemampuan Ini Untuk Tangani Kesehatan Anak
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 00.42
928 Kasus TBC di Ponorogo, 254 Penderitanya Anak di Bawah 14 Tahun
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.47
Dokter Spesialis Ungkap Tanda Anak Bermasalah dengan Kesehatan, Orang Tua Wajib Tahu
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 01.59
Kualitas Udara Memburuk, Ratu Dewa Minta Sekolah di Palembang Sesuaikan Pola Pembelajaran
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 16.30