Janji Pemprov DKI di Tengah Wacana Penghapusan Jalur Sepeda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322562/original/052163200_1786537838-IMG_3607.jpg)
Pemprov DKI Jakarta menegaskan evaluasi jalur sepeda tidak bertujuan menganaktirikan pesepeda, melainkan mengatur fasilitas agar efektif sesuai kondisi lapangan. Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur, Yustinus Prastowo, menyatakan hal ini merupakan mandat undang-undang untuk mengafirmasi dan memfasilitasi pesepeda. Saat ini ditemukan sejumlah masalah: jalur diokupasi kendaraan lain (ojek, mobil, bajaj), tidak terawat, serta terputus-tidak terhubung. Kondisi non-steril ini justru mengancam keselamatan pesepeda.
Pemprov belum mengambil keputusan cepat. Masih tahap mengumpulkan masukan dari komunitas pesepeda, Dewan Transportasi Jakarta, dan ITDP. Semua masukan akan dibawa ke rapat untuk keputusan Gubernur. Evaluasi ini dipicu usulan akun Threads @seahawk yang menilai jalur sepeda di jalan protokol tidak optimal dan membatasi ruang kendaraan, serta Yustinus merespons topik akan segera diputuskan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.33
Fahira Idris Dukung Rencana TransJ Kelola Transportasi ke Kepulauan Seribu
Berita terkait
Pemprov DKI Tegaskan Jalur Sepeda Tetap Bertahan, Evaluasi Hanya Mencakup Stick Cone-Planter Box
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 12.30
Jalur Sepeda Jakarta Tak Hilang, Sejumlah Perubahan Disiapkan
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 12.30
Pemprov DKI Pertahankan Jalur Sepeda, Ditargetkan Steril pada 2027
kumparan · 27 September 2026 pukul 11.26
Pemprov DKI Pertahankan Jalur Sepeda di Jakarta
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 11.34