Jasa Raharja Apresiasi Pengemudi Ojol di Bali yang Tolak Penumpang Tanpa Helm
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Jasa Raharja mengapresiasi pengemudi ojek online di Bali yang menolak mengangkut penumpang karena tidak mau mengenakan helm. Pengemudi tersebut membagikan pengalamannya di media sosial dengan akun @alvesgodino, di mana ia menceritakan bahwa penumpang warga negara asing menolak menggunakan helm. Meskipun harus membatalkan perjalanan, pengemudi tetap menerapkan prinsip 'No Helmet, No Ride'. Akibat keputusan itu, akun pengemudi tidak dapat menerima pesanan selama satu hari, yang berdampak pada penghasilannya. Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam semua aktivitas transportasi, termasuk ojek online. Penggunaan helm dianggap sebagai perlindungan dasar yang penting untuk mengurangi risiko cedera berat dan kematian akibat kecelakaan. Insiden ini menjadi contoh pentingnya mematuhi aturan keselamatan jalan raya dan membudayakan penggunaan helm bagi pengemudi maupun penumpang.
Bagikan
Berita terkait
Kisah Haru Driver Ojol di Bali: Rela Orderan Dicancel Gegara Kewajiban Pakai Helm
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.30
29 Ribu Anak Laki-Laki di Bali Terima Vaksin HPV, Cegah Kanker Penis hingga Anus
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 21.04
Persib Bandung Gelar Pemusatan Latihan di Bali Jelang Super League 2026/27
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.43
Kejuaraan Padel Internasional FIP Bali 2026 Berakhir, KONI Pusat Apresiasi Rekor Peserta
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 19.15