Java United Buka Suara soal Pengurangan Poin -2 di Awal Super League 2026/27
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Java United mendapatkan sanksi pengurangan poin sebesar -2 pada awal Super League 2026/27 akibat perubahan kandang dari Gelora Kie Raha ke Stadion Jatidiri, Semarang, yang dinilai tidak memenuhi kewajiban lisensi klub. Keputusan ini disampaikan oleh I.League, dan manajemen tim yang berjuluk Laskar Kopodang Emas menerima keputusan tersebut secara penuh. Manajer Java United FC, Alan Haviludin, menyatakan bahwa tim akan fokus memperoleh poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di kompetisi. Laga pertama tim dilawan Garudayaksa digelar pada Minggu, 6 September 2026, di mana tim berusaha memperoleh kemenangan untuk mengimbangi hukuman poin. Meskipun terdapat pengurangan poin, pemain seperti David da Silva dan rekan-rekannya tetap termotivasi untuk keluar dari kemelut hukuman tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Gustavo Almeida Merapat, Java United Berpotensi Punya Duet Striker Berbahaya
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 21.31
Java United Siap Menggebrak Super League 2026/27
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 20.20
Java United Geber Persiapan Menjelang Lawan Garudayaksa FC
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 20.07
Perketat Lisensi, I.League Tegaskan Tak Ada Lagi Klub Tunggak Gaji
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 15.59