Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Jejak Kritik Den Baguse Ngarso Lewat Guyonan

Dunia seni peran Yogyakarta berduka dengan meninggalnya Susilo Nugroho, dikenal sebagai Den Baguse Ngarso, pada Senin (21/9/2026). Nama panggungnya melekat dari peran dalam program Mbangun Deso di TVRI Yogyakarta (1988-2008), di mana ia memerankan tokoh priyayi yang tinggi hati dan suka menang sendiri. Kehuatannya dalam membawakan karakter membuat publik lebih akrab memanggilnya dengan nama panggungnya dibanding nama aslinya.

Di luar layar kaca, Susilo turut membangun Teater Gandrik pada era 1980-an bersama Heru Kesawa Murti, Jujuk Prabowo, Sepnu Heryanto, dan Novi Budianto. Melalui kelompok ini, ia menggabungkan komedi dengan kritik politik terhadap situasi zaman itu. Ia juga dikenal sebagai pendidik, pernah mengajar di SMK Negeri 1 Bantul hingga pensiun pada 2019.

Budayawan Bambang Paningron menilai kehilanganannya besar bagi dunia seni peran Yogyakarta. Ia menyebut Susilo sebagai seniman yang berani mengkritik pemerintahan lewat humor dan guyonan. Menurut Paningron, kehadiran Susilo tak tergantikan sebagai penjaga kewarasan publik dan guru yang memilih panggung sebagai ruang kelasnya.

Berita terkait