Jejak Panjang Masinis Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1652226/original/028594700_1500379068-_DSC3359.jpeg)
Profesi masinis telah menjadi tulang punggung perkeretaapian Indonesia selama lebih dari satu setengah abad. Sejak pencangkulan pertama jalur Semarang–Vorstenlanden pada 17 Juni 1864 dan operasionalnya 1867, masinis mengawali peran vital di era locomotif uap. Awalnya jabatan teknis didominasi orang Eropa, sedangkan pekerja pribumi memulai sebagai juru api (stoker) atau remmers. Sistem kaderisasi perusahaan kolonial SS dan NISM memungkinkan juru api naik menjadi masinis setelah bertahun-tahun pengalaman. Organisasi buruh VSTP (1908) pada 1920 sudah didominasi anggota Indonesia. Pendudukan Jepang 1942 memaksa pelatihan masinis pribumi menggantikan tenaga Belanda yang ditahan, bekal yang krusial saat pekerja kereta api mengambil alih dan mendirikan DKARI pada 28 September 1945 (Hari Kereta Api). Selama revolusi, masinis mengangkut pejuang dan logistik.
Pasca-kemerdekaan, teknologi bergeser dari uap ke diesel (1950-an–1980-an), menghapuskan peran juru api dan menuntut masinis menguasai mesin diesel, pneumatik, kelistrikan, dan prosedur keselamatan modern. Transformasi organisasi dari DKA, PNKA, PJKA, Perumka hingga PT KAI juga merevisi sistem pendidikan. Saat ini calon masinis melewati pendidikan khusus, praktik lapangan, penguasaan lintasan, simulasi, dan sertifikasi Kementerian Perhubungan. Tugas mereka mencakup keamanan perjalanan, patuh sinyal, koordinasi dengan PPKA, pemeriksaan lokomotif, dan keputusan darurat. Perangkat modern seperti event recorder, simulator, komunikasi digital, dan sistem keselamatan canggih kini menjadi standar kerja harian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 09.48
Indonesia, Sebuah Ikhtiar yang Tak Pernah Usai
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.59
Kacamata Pintar Ini Dirilis, Andalkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.14
Startup RI Urutan 6 Terbanyak di Dunia, tapi Mutunya Peringkat 45
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.40
BRIN Pamerkan Robot hingga Kendaraan Otonom, Mensesneg: Tanda Indonesia Mampu
Berita terkait
Prabowo Resmikan Renovasi Stasiun Peninggalan Belanda di Semarang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.50
Megawati Ungkap Alasan Sering Teriakkan 'Merdeka': Masukan dari Para Pejuang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.37
Megawati Kenang Sukarno: Kita Harus Berani Lihat Sejarah dengan Kejujuran
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.35
Malam Panjang di Rumah Maeda Sebelum Proklamasi
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.30