Jepang akan Bangun Shelter Bawah Tanah Dekat Stasiun Tokyo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Metropolitan Tokyo mengumumkan rencana memodifikasi Area Parkir Yaesu, yang terletak 2-11 meter di bawah permukaan tanah dekat Stasiun Tokyo, menjadi shelter bawah tanah untuk melindungi warga dan wisatawan dari serangan rudal balistik. Fasilitas berluas 13.000 meter persegi ini akan dilengkapi pintu tahan ledak dan rak penyimpangan perlengkapan darurat, menjadi shelter bawah tanah kedua di Tokyo. Modifikasi diambil karena lokasi dekat dengan Stasiun Tokyo yang menjadi pusat aktivitas ibu kota. Rencana ini muncul sebagai respons terhadap serangkaian uji coba peluncuran rudal balistik Korea Utara ke Laut Jepang. Survei modifikasi dilakukan tahun fiskal berjalan hingga Maret, dengan tanggal penyelesaian, biaya, dan persyaratan konstruksi khusus akan ditentukan setelah survei selesai. Tahun lalu, Jepang juga merencanakan shelter serupa di Okinawa, termasuk Yonaguni, pulau terbaru Jepang yang dekat dengan Taiwan.
Bagikan
Berita terkait
Kim Jong-un Tembakkan 10 Rudal, Tak Peduli Trump Pangkas Latihan Perang AS-Korsel
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 08.36
Korut Beri Sinyal Tembakan Rudal Setelah Trump Minta Bertemu Kim Jong Un, Apa Artinya?
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 05.52
10 Rudal Balistik Jarak Pendek Korut Diluncurkan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.16
Korut Luncurkan Rudal Balistik Jarak Pendek ke Laut Timur
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 20.15