Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Jepang Pertimbangkan Kota Hitachiomiya jadi Lokasi Pembuangan Limbah Nuklir

Pemerintah Jepang sedang melakukan survei awal untuk menjadikan Kota Hitachiomiya, Prefektur Ibaraki, sebagai lokasi pembuangan limbah nuklir tingkat tinggi. Kota yang terletak dekat Tokyo ini menjadi kandidat kelima dalam proses pencarian lokasi penyimpanan permanen limbah nuklir. Wali Kota Hitachiomiya, Sadayuki Suzuki, menyatakan dukungan terhadap usulan ini, namun akan mendengarkan pendapat anggota dewan kota sebelum mengambil keputusan akhir. Proses pemilihan lokasi melibatkan tiga tahap selama sekitar 20 tahun, dengan survei awal memakan waktu dua tahun. Pemerintah menawarkan subsidi hingga 2 miliar yen (Rp222 miliar) bagi daerah yang bersedia berpartisipasi.

Hitachiomiya dipilih karena potensi kesesuaian geologis yang dinilai tinggi berdasarkan peta yang dirilis pada 2017. Kota berpenduduk 35.000 jiwa ini memiliki topografi landlocked yang dianggap cocok untuk pembuangan limbah radioaktif di bawah tanah dengan kedalaman lebih dari 300 meter. Namun, rencana ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat, terutama terkait risiko gempa bumi yang semakin sering terjadi. Seorang warga mengkhawatirkan keamanan proyek dan meminta bukti ilmiah yang kuat dari pemerintah.

Pembuangan limbah nuklir tingkat tinggi melibatkan proses pemadatan limbah cair menjadi bentuk kaca yang kemudian dikubur di kedalaman 300 meter. Akibat radiasi yang kuat, limbah harus tetap terisolasi selama puluhan ribu tahun. Upaya pencarian lokasi sering menghadapi penolakan warga, seperti yang terjadi di Kochi pada 2007 dan Tsushima pada September 2023. Hitachiomiya menjadi lokasi kedua yang langsung diincar pemerintah setelah Kepulauan Ogasawara.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait