Jurus Zulhas dan Yandri Jadikan Desa Episentrum Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyoroti desa sebagai fondasi ketahanan pangan melalui program #ZulhasBikinJelas. Program ini menjadikan desa pusat pertumbuhan ekonomi dengan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) untuk mengurangi beban pembiayaan UMKM. Skema pinjaman melalui Kopdes menurunkan bunga dari 24% menjadi 8% dibandingkan program Mekar di desa sebelumnya. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengungkapkan program Desa Ekspor mencakup 358 desa dengan nilai transaksi hampir Rp1 triliun. Strategi utama memotong rantai distribusi tengkulak dengan menghubungkan langsung desa ke negara tujuan. Contoh berhasil: Desa Temon di Pacitan mengekspor gula aren organik ke Malaysia, Belanda, dan Australia, meningkatkan pendapatan petani 40%. Selain itu, program mencakup 49 negara tujuan ekspor melalui desa tematik seperti desa ayam petelur, melon, semangka, dan jagung sebagai bagian dari 12 Aksi Bangun Desa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.23
Keseruan BNI wondrX 2026 Berlanjut di Online Expo, Temukan Beragam Penawaran hingga Akhir Tahun
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 20.13
Bank Mandiri kucurkan KUR senilai Rp29,53 triliun hingga Agustus 2026
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 19.20
Bank Mandiri Kucurkan KUR Rp29,53 Triliun per Agustus 2026, 223 Ribu UMKM Sudah Kebagian
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.50
UMKM Masih Terjepit Masalah Bisnis, SMESCO Soroti 5 Kendala Utama
Berita terkait
BTN Siapkan Pembiayaan Rp 3 Triliun buat ID FOOD
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 22.44
BRI Ungkap 3 Kunci UMKM Indonesia Mentas di Pasar Global
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.14
Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.23
IFG dan Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelestarian Budaya
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 18.35