K-9 SAR Polri Perkuat Operasi Kemanusiaan Pascagempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim K-9 SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri telah diterjunkan ke Flores, Nusa Tenggara Timur sejak 16 Agustus 2026 untuk mendukung operasi pencarian korban gempa bumi. Tim yang terdiri dari 21 personel dan 10 ekor anjing K-9 dengan kemampuan cadaver dan canine search and rescue (CSAR) melakukan pencarian di wilayah terdampang termasuk Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Pada 19 Agustus 2026, tim melakukan pencarian di dua lokasi di wilayah Reo, namun tidak menemukan korban hidup maupun meninggal dunia. Kedua lokasi dinyatakan clear setelah proses pencarian selesai dan dikonfirmasi oleh masyarakat setempat. Setiap operasi pencarian dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat, termasuk sterilisasi area sebelum pencarian dan pemeriksaan kesehatan anjing setelah kegiatan selesai. Selain pencarian, tim juga memberikan trauma healing kepada anak-anak terdampak menggunakan K-9 Rubin. Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penanganan bencana secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, Basarnas, TNI, dan relawan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.40
Wapres Gibran ke NTT, Ajak Mahasiswa UI Bantu Trauma Healing Korban Gempa
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.07
Wapres Gibran ke NTT Bersama Mahasiswa UI Bantu Trauma Healing Korban Gempa
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.54
PAKAR Puji Respons Cepat Polri dalam Menangani Gempa NTT
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.26
Nenek 84 Tahun Bertahan Hidup Usai 4 Hari Tertimbun Runtuhan Gempa NTT
Berita terkait
Polri Pasang Wi-Fi Portable & Terbangkan Tim Trauma Healing ke Lokasi Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 12.20
Kapolri Turun Langsung Tangani Gempa NTT, Dinilai Perkuat Kepercayaan Publik
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
DPR Minta Pengungsian Gempa NTT Ramah Disabilitas dan Ada trauma Healing Bagi Korban
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.30
DPR Minta Pengungsian Gempa NTT Ramah Disabilitas dengan Trauma Healing Bagi Korban
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.30