Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kabar Baik! Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tidak Naik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga bahan bakar bersubsidi—Pertalite, solar, dan LPG 3 kilogram—tidak akan naik, meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus memicu fluktuasi harga minyak mentah dunia. Pengumuman ini disampaikan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (29/7/2026), dengan menyatakan bahwa kebijakan saat ini tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi dan LPG pada tingkat saat ini.

Bahlil juga melaporkan bahwa stok BBM dan crude Indonesia saat ini berada di atas standar minimum nasional, sehingga menjamin pasokan yang memadai. Penegasan ini muncul di tengah volatilitas harga minyak global pada tahun 2026, yang sempat melonjak di atas US$100 per barel, turun ke kisaran US$70, dan kembali ke US$96,78 pada 24 Juli. Pada pagi hari Selasa (28/7/2026), harga Brent tercatat US$87,86 per barel dan WTI US$81,97 per barel, mencerminkan tren penurunan baru-baru ini.

Keputusan untuk tidak menaikkan harga bertujuan untuk melindungi konsumen dari beban tambahan di tengah ketidakpastian pasar, sementara pemerintah memantau dinamika harga internasional dan memastikan keamanan pasokan domestik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait