Kabar Baik! Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tidak Naik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga bahan bakar bersubsidi—Pertalite, solar, dan LPG 3 kilogram—tidak akan naik, meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus memicu fluktuasi harga minyak mentah dunia. Pengumuman ini disampaikan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (29/7/2026), dengan menyatakan bahwa kebijakan saat ini tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi dan LPG pada tingkat saat ini.
Bahlil juga melaporkan bahwa stok BBM dan crude Indonesia saat ini berada di atas standar minimum nasional, sehingga menjamin pasokan yang memadai. Penegasan ini muncul di tengah volatilitas harga minyak global pada tahun 2026, yang sempat melonjak di atas US$100 per barel, turun ke kisaran US$70, dan kembali ke US$96,78 pada 24 Juli. Pada pagi hari Selasa (28/7/2026), harga Brent tercatat US$87,86 per barel dan WTI US$81,97 per barel, mencerminkan tren penurunan baru-baru ini.
Keputusan untuk tidak menaikkan harga bertujuan untuk melindungi konsumen dari beban tambahan di tengah ketidakpastian pasar, sementara pemerintah memantau dinamika harga internasional dan memastikan keamanan pasokan domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 08.00
Kementerian ESDM Berikan Kabar Terbaru Soal Harga Pertamax
Berita terkait
Daftar Terbaru Harga BBM di Seluruh SPBU RI per Senin 10 Agustus 202
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 08.40
Bahlil: Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik!
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 21.20
Anggaran Subsidi LPG 3 Kg Naik 26,21% pada 2027, Tembus Rp114,1 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Resmi, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 15 Agustus
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 11.33