Kabar Tewasnya Rendi Asal Natuna usai Gabung Tentara Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rendi Apriyanto (30), warga Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, dilaporkan tewas saat perang di antara Rusia dan Ukraina setelah bergabung dengan tentara Rusia. Lurah A. Era Juin Marisa membenarkan Rendi sebagai warga kelurahannya, namun menyatakan kelurahan tidak pernah menerbitkan surat izin keberangkatan ke Rusia. Keluarga juga tidak mengetahui secara pasti kapan dan bagaimana Rendi berangkat ke Rusia. Menurut Starky, Ketua RT 03/RW 01, Rendi meninggalkan Natuna pada 2022 dengan tujuan ke Tanjungpinang untuk mencari kerja, kemudian pindah ke Batam, Jakarta, dan akhirnya bekerja di Filipina. Sekitar Februari 2026, keluarga mendapat kabar bahwa Rendi berada di Rusia, diduga bersama warga Indonesia lainnya melalui jalur Jakarta-Dubai-Rusia. Kontraknya diperkirakan mencapai Rp600 juta, namun keluarga hanya menerima sejumlah transfer uang yang jauh lebih kecil, seperti Rp50 juta dan Rp20 juta. Rendi sempat mengirimkan uang untuk keperluan ibadah umrah orang tuanya. Pihak keluarga belum memastikan apakah Rendi benar-benar menjadi tentara atau hanya mengantarki logistik. Pemerintah Kabupaten Natuna sedang memverifikasi kabar ini dan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk penyelesaian, termasuk pemulangan jenazah jika memang benar. Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan bahwa WNI tidak boleh menjadi tentara di negara lain. Sementara Ketua MPR Ahmad Muzani mengimbau agar masyarakat tidak tergiur dengan tawaran pekerjaan sebagai tentara bayaran di luar negeri, serta menekankan pentingnya menyediakan lapangan kerja dan kelayakan hidup yang layak agar kasus serupa tidak terulang.
Bagikan
Berita terkait
Calon Kapolri Suyudi: Unjuk Rasa Harus Dilayani, Peserta Damai Dilindungi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 10.14
Pramono Pede Konser Kanye West Gerakkan Ekonomi Jakarta Rp 150 M
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 10.10
Usai Upacara, Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 10.09
Komjen Suyudi Tak ingin Anak-anak Takut polisi
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 10.09