Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kakao Jembrana Tembus 15 Brand Dunia, Petani Panen Cuan

Kabupaten Jembrana di Bali semakin dikenal sebagai pusat kakao berkelanjutan di Indonesia. Daerah ini terpilih sebagai destinasi utama dalam kegiatan Media Trip dari program Accelerating Consumer Transformation (ACT) and Sustainability in Indonesia, yang didukung oleh Uni Eropa melalui SWITCH-Asia. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menekankan komitmen daerah dalam mengembangkan kakao fermentasi berbasis kelestarian lingkungan sejak 2011.

Kakao fermentasi dari Jembrana, terutama hasil produksi Koperasi Kerta Semaya Samaniya (KSS), telah menembus pasar global sejak 2015. Biji kakao dari daerah ini menyuplai 15 brand nasional dan internasional, membawa manfaat ekonomi bagi petani. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, termasuk penyaluran bibit unggul dan peningkatan penyertaan modal untuk Koperasi KSS dari Rp200 juta pada 2016 menjadi Rp1,5 miliar pada 2025.

Dukungan regulasi dan anggaran dari Pemkab Jembrana telah membantu meningkatkan kualitas dan produksi kakao. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan berkelanjutan dapat memberikan hasil nyata bagi petani dan daerah. Dengan penetrasi pasar yang luas, Jembrana terus berupaya mempertahankan posisinya sebagai kiblat kakao berkualitas tinggi di Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait