KAMMI Tolak Rencana Demo 27 Agustus: Demi Ketertiban Umum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KAMMI menolak rencana demo 27 Agustus di Gedung DPR RI yang digedarkan AMPB. Amri Akbar menyatakan penolakan karena menakutkan provokasi di luar koridor hukum yang dapat memecah belah persatuan bangsa. KAMMI menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum, kedaulatan simbol negara, dan keutuhan persatuan nasional. Selain itu, KAMMI menolak segala bentuk manuver yang mengatasnamakan aspirasi rakyat namun berpotensi menjurus provokasi, tindakan koersif, atau ancaman terhadap simbol kenegaraan. Mereka juga menyampaikan kekhawatiran atas pernyataan yang menyandera atau mengancam legislatif DPR RI sebagai bentuk eskalasi yang tidak dapat dibenarkan dalam demokrasi yang beradab. KAMMI menegaskan bahwa kritik dan aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi tidak boleh ditunggangi oleh narasi konfrontatif yang berpotensi memantik kegaduhan, merusak fasilitas negara, serta mengoyak rasa persatuan. Mereka juga menyatakan bahwa kondisi saat ini melibatkan musibah di NTT (gempa) dan Kalimantan (kebakaran karhutla), sehingga konsentrasi sebagai anak bangsa harus difokuskan pada misi kemanusiaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 23.31
Respons Rencana Demo 27 Agustus, KAMMI Tolak Upaya Provokasi Pecah Belah Bangsa
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 16.17
Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tiba di DPR, Dirikan Posko Jelang Demo 27 Agustus
Berita terkait
KAMMI Tolak Rencana Aksi AMPB 27 Agustus di DPR, Singgung Potensi Perpecahan Bangsa
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.51
AMPB Ajak Masyarakat Bantu Korban Bencana Gempa NTT
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.40
KAMMI Serukan Persatuan, Ingatkan Kritik Jangan Sampai Memecah Rakyat
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 21.22
KAMMI Serukan Persatuan Bangsa, Minta Salurkan Aspirasi Lewat Jalur Resmi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 21.22