Kapal Induk Bawa 5.000 Tentara AS Merapat ke Tetangga RI, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln dijadwalkan akan merapat di Thailand pada pekan depan. Kapal yang membawa sekitar 5.000 pelaut dan marinir ini telah berada di lautan lepas selama lebih dari 250 hari tanpa bersandar di pelabuhan mana pun, melampaui rekor modern untuk durasi pelayaran terus-menerus. Kedatangan ini dilakukan setelah pengerahan berkepanjangan di Timur Tengah yang diperkirakan hanya berlangsung enam bulan namun ternyata diperpanjang hingga lebih dari sembilan bulan sejak berangkat dari San Diego pada 21 November 2025.
Bagikan
Berita terkait
Kapal Induk yang Penuh Masalah Akhirnya Kembali ke Pangkalan AS
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 09.35
Masa Tugas Awak USS Abraham Lincoln Tembus 260 Hari, Trump: Belum Cukup Lama
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.50
CENTCOM Bantah 7 Tentara AS Tewas Berkelahi di USS Abraham Lincoln
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.08
'Kelelahan' 250 Hari di Laut, Kapal Induk Abraham Lincoln AS Akan Mundur dari Perang Iran
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 07.36