Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Kuasai Teknologi untuk Indonesia Emas 2045
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan kuliah umum kepada 6.027 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada pertemuan Pengenalan Kehidupan Kampus (PKKMB) Tahun 2026 di Medan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menguasai teknologi digital secara bijak dan produktif agar generasi muda tidak menjadi korban atau pelaku kejahatan siber seperti penipuan daring, phishing, hoaks, dan deepfake. Jenderal Sigit menjelaskan bahwa kemajuan AI dan teknologi membuka peluang belajar dan inovasi, namun harus diimbangi dengan literasi digital yang kuat. Menurut laporan Digital News Report 2026, 64% warga Indonesia mendapatkan berita melalui media sosial, sehingga kritis dalam menyaring informasi menjadi penting. Ia juga mengingatkan bahaya bandwagon effect yang dapat mempercepat penyebaran narasi tidak benar di ruang digital. Jenderal Sigit menyoroti peran mahasiswa sebagai kunci bonus demografi Indonesia yang diproyeksikan tercapai pada 2030-2035 dengan populasi sekitar 290,1 juta jiwa. Ia memaparkan bahwa Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan global seperti geopolitik, tekanan ekonomi, perubahan iklim, dan akselerasi teknologi. Untuk menghadapi tantangan tersebut hingga target Indonesia Emas 2045, mahasiswa harus dikembangkan sebagai pembelajar sepanjang hayat yang memiliki karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi. Pendidikan tidak hanya fokus pada ilmu akademis, tetapi juga pembangunan karakter dan kesiapan menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Sigit mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Di kampus, mahasiswa didorong menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, menjaga kamtibmas, dan membangun budaya akademik. Di luar kampus, mereka diharapkan mendukung pembangunan, mendorong kemajuan sosial, dan menjadi pelopor keamanan serta persatuan. Pesan kuatnya adalah bahwa 2045 bukan sekadar target, tetapi panggung pembuktian generasi muda dalam memimpin Indonesia menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Emil Dardak Ungkap Penyebab Macet di Pelabuhan Ketapang
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.40
Tawaran Rp 443 T Ditolak, Raksasa Emas Gagal Merger
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.40
Dukung Asta Cita Indonesia Emas 2045, 61 Perusahaan Raih CSR & PDB Awards 2026
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 16.38
Polres Grobogan Edukasi soal AI dan Bullying saat Kegiatan Upacara di Sekolah
Detik.com · 28 September 2026 pukul 16.36