Kapolri Dukung Program Pemerintah Hadapi Situasi Global: Kita Harus Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendukung program pemerintah agar Indonesia tetap mandiri di tengah ketidakpastian situasi global. Dalam acara apel pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Semarang, ia menjelaskan bahwa tiga konflik besar sedang melanda dunia: perang Iran melawan AS dan Israel, Rusia melawan Ukraina, serta persaingan hegemoni AS dan China. Konflik ini, kata dia, berdampak pada perekonomian dalam negeri, termasuk tekanan pada nilai tukar rupiah dan belanja pemerintah.
Untuk menghadapi dampak tersebut, Kapolri menekankan pentingnya swasembada pangan dan energi, serta pelaksanaan program hilirisasi untuk menciptakan lapangan kerja. Ia menegaskan bahwa kemandirian nasional dapat dicapai melalui disiplin, kerja keras, dan keuletan. Kapolri juga mengajak anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah untuk menjadi contoh dan menyebarkan semangat ini ke seluruh masyarakat agar generasi muda dapat bertahan di tengah tekanan eksternal.
Acara ini hadirnya oleh berbagai tokoh nasional seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikdasmen, hingga jajaran Forkopimda Jawa Tengah. Kapolri menegaskan kolaborasi antar lembaga dan institusi kunci untuk mewujudkan kemandirian bangsa di tengah kondisi dunia yang tidak menentu.
Bagikan
Berita terkait
Heboh Isu Pergantian Kapolri, Respons Jenderal Sigit Justru Sukses Bikin Adem
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 00.32
Isu Surpres Pergantian Kapolri, Bappisus: Pasti Akan Diganti, Tunggu Tanggal Waktunya
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 16.35
Rotasi Besar-besaran Polri, Kadiv Hubinter Polri Berganti
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 12.40
Begini Harapan Kris Dayanti di HUT Kemerdekaan RI
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.41