Kapolri Dukung Program Pemerintah Hadapi Situasi Global: Kita Harus Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendukung program pemerintah agar Indonesia tetap mandiri di tengah ketidakpastian situasi global. Dalam acara apel pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Semarang, ia menjelaskan bahwa tiga konflik besar sedang melanda dunia: perang Iran melawan AS dan Israel, Rusia melawan Ukraina, serta persaingan hegemoni AS dan China. Konflik ini, kata dia, berdampak pada perekonomian dalam negeri, termasuk tekanan pada nilai tukar rupiah dan belanja pemerintah.
Untuk menghadapi dampak tersebut, Kapolri menekankan pentingnya swasembada pangan dan energi, serta pelaksanaan program hilirisasi untuk menciptakan lapangan kerja. Ia menegaskan bahwa kemandirian nasional dapat dicapai melalui disiplin, kerja keras, dan keuletan. Kapolri juga mengajak anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah untuk menjadi contoh dan menyebarkan semangat ini ke seluruh masyarakat agar generasi muda dapat bertahan di tengah tekanan eksternal.
Acara ini hadirnya oleh berbagai tokoh nasional seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikdasmen, hingga jajaran Forkopimda Jawa Tengah. Kapolri menegaskan kolaborasi antar lembaga dan institusi kunci untuk mewujudkan kemandirian bangsa di tengah kondisi dunia yang tidak menentu.
Bagikan
Berita terkait
Daftar Kapolri dari Masa ke Masa: Dari Soekanto hingga Suyudi
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 20.34
Daftar Kapolri dari Masa ke Masa: Terlama 14 Tahun, Tersingkat 8 Bulan
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 20.34
Daftar Kapolri dari Masa ke Masa Sejak 1945 hingga Calon Terbaru Komjen Suyudi Ario Seto
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 11.35
Kapolri: Ulama Beri Arah dan Tuntutan, Polri Jaga Keamanan
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 18.20