Kapolri Teguhkan Kolaborasi: Ulama Jadi Kompas, Polri Jaga Rasa Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Polri dan ulama dalam membangun bangsa. Dalam Ngaji Kebangsaan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA, Rembang, Kapolri menggambarkan ulama sebagai lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi negara. Sementara Polri menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan pembangunan berjalan lancar. Kapolri menekankan bahwa keamanan yang terjaga menjadi fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Kolaborasi ini melanjutkan semangat perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dalam acara tersebut, 700 peserta hadir secara langsung (100 polisi wanita, 300 polisi laki-laki, dan 300 santri), sementara 41.449 peserta mengikuti secara virtual dari berbagai wilayah Indonesia. Kapolri juga memohon doa dan bimbingan para ulama untuk keselamatan personel Polri di lapangan penuh risiko.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 September 2026 pukul 15.16
Kapolri: Ketika Negeri Aman dan Masyarakat Bersatu, Pembangunan Terus Bergerak
kumparan · 26 September 2026 pukul 15.00
Kapolri Bersama Gus Baha: Jaga Persatuan agar Indonesia Terus Tumbuh dan Maju
kumparan · 26 September 2026 pukul 16.00
Ulama Jadi Kompas Bangsa & Polri Jaga Keamanan: Kapolri Teguhkan Kolaborasi
kumparan · 26 September 2026 pukul 14.30
Kapolri Mohon Doa Ulama untuk Personel Polri dalam Menjalankan Tugas
Berita terkait
Kapolri Bersama Gus Baha: Jaga Persatuan agar Indonesia Terus Tumbuh dan Maju
Detik.com · 26 September 2026 pukul 13.23
Boni Hargens Sebut Pernyataan Kapolri Bukti Polri Perkuat Pemerintah Prabowo-Gibran
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.16
Kapolri: Ketika Ulama dan Umara Bersatu, Keamanan dan Pembangunan Terjaga
JawaPos · 26 September 2026 pukul 14.17
Kapolri Mohon Doa dan Bimbingan Ulama untuk Personel Polri Jalankan Tugas
Detik.com · 26 September 2026 pukul 14.08