Kapolri: Ulama Jadi Lentera dan Kompas bagi Bangsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa ulama berperan sebagai lentera dan kompas bagi bangsa, memberikan arah, nasihat, dan doa. Pernyataan ini disampaikan dalam Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) di Rembang, Jawa Tengah. Kapolri menekankan peran ulama sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga kini dalam menjaga bangsa dan negara. Menurutnya, peran ulama tetap penting di tengah tantangan modern, terutama dalam mengelola keberagaman Indonesia yang harus dijaga agar menjadi kekuatan persatuan. Bagi Polri, bimbingan dan doa para ulama mendukung personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Kapolri juga berharap kolaborasi erat antara ulama dan umara terus terjaga untuk memelihara NKRI dan mewujudkan masyarakat yang adil serta makmur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 September 2026 pukul 13.06
Ngaji Kebangsaan Bareng Gus Baha, Kapolri: Ulama Lentera dan Kompas Bangsa
JawaPos · 26 September 2026 pukul 14.00
Kapolri: Tugas Polri Penuh Risiko, Kami Membutuhkan Doa dan Bimbingan Ulama
Detik.com · 26 September 2026 pukul 13.46
Kapolri: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan untuk Jaga Persatuan Bangsa
JawaPos · 26 September 2026 pukul 14.17
Kapolri: Ketika Ulama dan Umara Bersatu, Keamanan dan Pembangunan Terjaga
Berita terkait
Kapolri Mohon Doa Ulama untuk Personel Polri dalam Menjalankan Tugas
kumparan · 26 September 2026 pukul 14.30
Hadiri Ngaji Kebangsaan Bareng Gus Baha, Kapolri Bicara Sinergi Ulama dan Umara
kumparan · 26 September 2026 pukul 11.55
Kapolri: NKRI Rumah Bersama, Setiap Anak Bangsa Punya Ruang Berkarya
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 12.08
Kapolri Bersama Gus Baha: Jaga Persatuan agar Indonesia Terus Tumbuh dan Maju
kumparan · 26 September 2026 pukul 15.00