Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Karhutla Bromo Meluas, Komisi IV DPR Minta SOP Penanganan Diperbaiki

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo meluas hingga 720 hektare. Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman menyoroti penanganan karhutla dan meminta standard operating procedure (SOP) diperbaiki. Kendala di lapangan antara lain water bombing sulit dilakukan karena asap tebal yang mengganggu keamanan penerbangan, sedangkan modifikasi cuaca belum bisa karena kawasan tidak memenuhi syarat objektif. Alex mengapresiasi Manggala Agni yang berjibaku mencegah api meluas.

Alex mendorong penggunaan teknologi yang lebih canggih, misalnya cairan atau gel pemadam yang disemprot dari udara. Ia juga meminta Kementerian Kehutanan meningkatkan pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dengan menjadikan unit terkait sebagai Badan Layanan Umum (BLU) agar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) bisa dimanfaatkan untuk kerja sama dengan komunitas dalam menjaga kawasan. Selain itu, ia menilai perlu ada satu komandan penanganan karhutla; jika kebakaran sudah melintasi wilayah administrasi, BNPB yang harus bertanggung jawab penuh.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan karhutla dan menyatakan helikopter water bombing akan digunakan maksimal hingga api padam. Titik kebakaran antara lain di Tebing P-30, Probolinggo, dan Gunung Dingklik, Pasuruan. Pemadaman dari udara menjadi strategi penting untuk menjangkau titik api yang sulit diakses dari darat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait