Karhutla di Kobar Mulai Mengancam Hutan Kemasyarakatan Masoraian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di jalan lintas Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kini mengancam Hutan Kemasyarakatan (HKm) Masoraian. Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyampaikan bahwa api telah semakin dekat menuju kawasan HKm tersebut, yang merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Hingga kini, sekitar 400 hektare lahan telah terbakar, dan jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah mengingat situasi masih belum terkendali.
Tim satgas terus melakukan penanganan terhadap titik api, sementara imbauan kerja sama diberikan kepada masyarakat yang melewati jalan di KM 14 hingga KM 22. Jarak pandang di kawasan tersebut hanya mencapai dua meter akibat asap tebal, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Pemerintah daerah menyatakan akan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia untuk memadamkan api dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
Personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan secara proporsional sesuai kondisi lapangan. Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap, namun kondisi cuaca dan angin dapat memicu kembang api yang lebih luas. Warga dan pengguna jalan diimbau tetap waspada dan menyiapkan rencana alternatif jika hendak melintasi kawasan yang terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 10.23
Foto: Gajah Tetap Mencari Makan saat Pemadaman Karhutla Padang Sugihan Diperkuat
Detik.com · 17 September 2026 pukul 20.31
BNPB Ungkap Update Penanganan Karhutla di 6 Provinsi, Terluas di Riau
Berita terkait
Karhutla Bakar 10 Hektare Lahan Gambut di Muara Enim
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 16.38
Kapolda Riau dan Pangdam Tinjau Karhutla Inhu, Salat Istisqa Bersama Personel
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 22.15
Karhutla Gunung Lawu Merembet ke Ngawi, 8 Titik Api Terdeteksi
kumparan · 16 September 2026 pukul 15.19
Usai Dikunjungi Menhut, Karhutla di IKN Kembali Membara
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.41