Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Karhutla Ditangani, Kepentingan Indonesia di Vladivostok Tetap Berjalan

Pemerintah Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan sambil Presiden Prabowo Subianto menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia. Sebelum keberangkatan, Presiden turun langsung ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada 22 Agustus 2026 untuk memimpin koordinasi dan meninjau lokasi kebakaran. Operasi penanganan karhutla tetap berjalan melalui struktur kedaruratan pemerintah daerah, BPBD, BNPB, TNI, Polri, dan kementerian terkait, meski belum dinyatakan sebagai bencana nasional. Hingga 3 September 2026, Kementerian Lingkungan Hidup menyegel 25 konsesi korporasi terkait karhutla, Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan, dan Bareskrim Polri menetapkan 89 orang sebagai tersangka.

Kehhadiran Presiden di Vladivostok tidak berarti mengabaikan krisis domestik, melainkan bagian dari strategi diplomasi dan kepentingan nasional. Di EEF ke-11, Prabowo bertemu bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas jalur perdagangan, investasi, dan konektivitas ekonomi di tengah fragmentasi pasar global. Kunjungan ini juga mendukung agenda ketahanan energi, termasuk kolaborasi teknologi nuklir damai dan target operasional PLTN tahun 2032.

Para ahli menilai bahwa sebuah negara yang kuat mampu mengatasi krisis internal sekaligus membangun kedaulatan jangka panjang. Karhutla dan kepentingan luar negeri bukan pilihan yang saling eksklusif, melainkan bagian dari tugas ganda pemerintah untuk memadamkan api domestik dan membuka pintu bagi kemajuan ekonomi global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait