Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, Seruni Point Ditutup karena Api Mendekat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Probolinggo menutup sementara Puncak Seruni Point, destinasi wisata di lereng Gunung Bromo, mulai Rabu (12/8) pukul 20.00 WIB. Penutupan dilakukan karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum padam semakin mendekat ke kawasan wisata tersebut, berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan dan masyarakat sekitar. Sekretaris Daerah Probolinggo, Ugas Irwanto, menyatakan bahwa titik api telah bergerak ke arah Puncak Seruni Point, sehingga kawasan dinilai tidak aman untuk diunjungi. Penutupan berlaku hingga kondisi kebakaran mereda dan akan dibuka kembali setelah ada informasi resmi dari pihak terkait. Selama masa penutupan, dilarang keras bagi siapa pun untuk memasuki kawasan tersebut. Kepala Disporapar Probolinggo, Heri Mulyadi, menegaskan langkah ini diambil demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan. Puncak Seruni Point menjadi alternatif populer setelah empat pintu masuk utama ke Gunung Bromo ditutup oleh TNBTS, dengan jumlah pengunjung pernah mencapai 2.000 orang harian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.46
Titik Api TNBTS Padam, Petugas Fokus Pendinginan dan Penyisiran
Berita terkait
Karhutla Gunung Bromo Meluas 170 Hektare, BNPB Kerahkan 2 Helikopter Water Bombing
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.00
Karhutla Gunung Bromo Sulit Dipadamkan, BNPB Siapkan 2 Helikopter Water Bombing
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 18.30
Karhutla Gambut di Empat Kabupaten Riau Masih Membara
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 23.45
Asap Kebakaran Masih Terdeteksi di Kawah Wadon Gunung Gede
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.36