Karhutla Picu 13.449 Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan Ratusan Tenaga Kesehatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tujuh provinsi Indonesia hingga 27 Agustus 2026 telah memicu 13.449 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Provinsi yang terdampak meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan, dengan total populasi terdampan mencapai 10.674.201 orang. Pada 27 Agustus 2026, tercatat 4.082 kasus ISPA baru, sementara kumulatifnya mencapai 13.449 kasus dari 63 kabupaten/kota. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengerahkan 848 tenaga kesehatan untuk memperkuat penanganan di wilayah terdampak. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menekankan bahwa karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga menimbulkan gangguan kesehatan akibat paparan asap dan partikulat. Selain ISPA, tercatat 123 orang mengalami luka berat atau menjalani rawat inap, dan dua orang mengalami luka ringan atau menjalani rawat jalan. Hingga laporan terbaru, tidak ada korban meninggal dunia atau pengungsi akibat karhutla.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 09.52
Kasus ISPA di Kalbar Capai 165 Ribu Akibat Karhutla
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.19
Kabuat Asap Karhutla Sebabkan 1.960 Kasus ISPA di Riau
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 13.19
Kabut Asap Karhutla Sebabkan 1.960 Kasus ISPA di Riau
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 09.28
Cegah ISPA akibat Karhutla, Kapolda Sumsel Bagikan Ribuan Masker
Berita terkait
Ada Karhutla: Kasus ISPA di Kalimantan Selatan Capai 36.196
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.09
Kemenkes Catat Kasus ISPA di Wilayah Karhutla: Kalbar Tembus 151.965 Kasus
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 13.09
Kemenkes Ungkap Kualitas Udara Pontianak Paling Berbahaya Dampak Karhutla
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 22.08
Legislator Sebut Tenaga Medis Kemenkes Segera Turun Atasi ISPA Buntut Karhutla
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.24