Karhutla Riau Meluas: Capai 16.264 Hektare, Kasus ISPA Meningkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus membesar. Sejak awal 2026 hingga kini, total luasan lahan yang terdampak mencapai 16.264 hektare. Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan menjadi wilayah paling parah. Puluhan titik api masih aktif, terutama di wilayah Pelalawan, Kampar, dan Kota Pekanbaru. Titik api terbesar saat ini berada di hutan Kerumutan, Pelalawan, sementara titik lainnya mulai mengecil namun masih menyisakan asap tipis. Akibatnya, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pelalawan dan Pekanbaru berada di zona merah atau kategori tidak sehat. Akibat asap, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mulai meningkat, terutama terasa pada pagi hari ketika jarak pandang terbatas dan bau asap tercium kuat. Doer yang bertiup dari selatan ke utara juga membawa asap dari provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan dan Jambi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 09.49
Prabowo Kunker ke Riau Hari Ini, Cek Penanganan Karhutla di Sumatera
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 02.01
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla Kalimantan
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 20.28
BNPB minta negara-negara tidak saling menyalahkan soal asap karhutla
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 19.00
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla Kalimantan
Berita terkait
Kemenkes: Ada 50.891 Kasus ISPA Imbas Asap Karhutla Juli-Agustus 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.59
Karhutla Palembang Capai 406 Kejadian, ISPU Tembus 302 dan ISPA Naik
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 16.41
Kemenkes Catat 113 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla di 7 Provinsi
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.41
Jambi Tetapkan PJJ 4 Kabupaten/Kota karena Dampak Karhutla
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 20.02