Karhutla Riau Meluas: Capai 16.264 Hektare, Kasus ISPA Meningkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus membesar. Sejak awal 2026 hingga kini, total luasan lahan yang terdampak mencapai 16.264 hektare. Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan menjadi wilayah paling parah. Puluhan titik api masih aktif, terutama di wilayah Pelalawan, Kampar, dan Kota Pekanbaru. Titik api terbesar saat ini berada di hutan Kerumutan, Pelalawan, sementara titik lainnya mulai mengecil namun masih menyisakan asap tipis. Akibatnya, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pelalawan dan Pekanbaru berada di zona merah atau kategori tidak sehat. Akibat asap, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mulai meningkat, terutama terasa pada pagi hari ketika jarak pandang terbatas dan bau asap tercium kuat. Doer yang bertiup dari selatan ke utara juga membawa asap dari provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan dan Jambi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 13.22
'Teriak' ke Pemerintah, Anggota DPR sebut Kalimantan Kini Sudah Seperti Setengah Neraka
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 13.19
Kabut Asap Karhutla Kalsel Memburuk, Banjarbaru Terapkan Sekolah Daring
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 09.55
Dinkes Papua Tengah Mulai Antisipasi Peningkatan ISPA Imbas Karhutla
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 08.00
Banyak Penerbangan Dibatalkan Imbas Karhutla Kalimantan
Berita terkait
BMKG Peringatkan Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyebar ke Negara Tetangga
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.28
Karhutla di Kalimantan Ganggu Navigasi Pesawat, Sejumlah Penerbangan di Bandara Singkawang Batal
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 16.10
Anggota DPR Dorong Karhutla Kalimantan Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.27
Kemenkes Sebut Udara di 8 Daerah Kalteng Tak Sehat-Berbahaya Imbas Karhutla
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 13.55