Kartel Narkoba Berlomba Rekrut Operator Drone Berpengalaman dalam Perang Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kartel narkoba Meksiko memperkenalkan strategi baru dengan mengandalkan operator drone berpengalaman yang kembali dari konflik Ukraina. Para operator ini, terutama warga Kolombia, direkrut dengan insentif finansial maupun paksaan untuk mengoperasikan drone canggih yang mampu membawa muatan lebih banyak dan bahan peledak. Kartel sedang mempelajari cara menghindari sistem pengacau sinyal anti-drone serta membeli model UAV canggih untuk meningkatkan operasional penyelundupan. Penggunaan drone semakin populer di kalangan kartel sebagai cara menghindari pengawasan polisi.
Bagikan
Berita terkait
Rusia Janji Balas Dendam usai Dihujani Lebih dari 1.600 Drone Ukraina
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 10.39
Rusia Akan Tingkatkan Serangan ke Ukraina Usai Dibombardir 1.600 Drone
kumparan · 21 September 2026 pukul 08.26
Baru Diberi Gelar Pahlawan oleh Putin, Jenderal Rusia Tewas Diserang Drone Ukraina
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 11.49
Rusia Coba Serang Pesawat Presiden Zelenskyy dengan Drone sebanyak 2 Kali
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.30