Kasus 115 Pelanggaran Manchester City: Arsenal Desak Kepastian Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus 115 pelanggaran Manchester City masih menunggu keputusan komisi independen setelah lebih dari tiga setengah tahun sejak didakwa. Arsenal, melalui CEO Richard Garlick, menuntut kejelasan cepat karena ketidakpastian ini berdampak pada kelancaran Liga Primer. Manchester City secara konsisten membantah dakoaan meliputi pelanggaran aturan finansial selama periode 2021-2023. Liga Primer mengalokasikan £45 juta untuk biaya hukum, sementara klub seperti Arsenal, Liverpool, Manchester United, dan Tottenham siap menuntut kompensasi jika City terbukti bersalah, dengan estimasi kerugian mencapai lebih dari £100 juta berdasarkan preseden Everton vs Burnley.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 13.04
Arsenal Desak Kejelasan Kasus Dugaan Pelanggaran Finansial Manchester City
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 01.11
Arsenal Sudah Juara, Arteta Kini Bidik Pencapaian yang Belum Pernah Terjadi
Berita terkait
Menanti Debut Bruno Guimaraes di Laga Pembuka Liga Premier
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.18
Arteta Ingin Bikin Arsenal Jadi Klub Terbaik Dunia
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
5 Transfer Besar Liga Primer Inggris 2026-2027
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.09
Mampukah Arsenal Pertahankan Takhta Liga Inggris?
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.26