Kasus Hafalan Al-Qur'an Demi Miras, The Sound Project Tegur Sponsor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

The Sounds Project, organizer festival musik di Ancol, Jakarta, membuka suara terkait kontroversi aksi promosi minuman keras Newport yang menggabungkan hafalan Al-Qur'an dengan miras. EO menyatakan tidak pernah menoleransi penistaan agama dan telah menegur sponsor terkait. Mereka menuntut penyelesaian kasus serta melakukan evaluasi internal untuk mencegah kejadian serupa.
Aksi tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI). Video viral menampilkan seorang wanita membaca Surat Ad-Dhuha penuh di booth brand miras, lalu direspons dengan sorak sorai penjual dan pemandu acara. Ketua ALMI Zainul Arifin menyatakan aksi ini masuk ranah penistaan agama, didukung kecaman dari MUI, DPR, dan berbagai ormas Islam.
Hingga kini, kepolisian masih memeriksa pihak EO dan MC yang diduga terlibat. The Sounds Project berkomitmen tidak mengulangi insiden serupa di acara mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.36
Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras Dilaporkan ke Bareskrim
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.53
Polisi Bidik Pelaku Lain di Kasus Challenge Hafalan Qur'an demi Miras
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.32
Polisi Tangkap 2 Orang Terkait Challenge Hafalan Al-Qur'an demi Miras
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.09
Penyelenggara-Pihak Brand Diperiksa soal Challenge Hafalan Qur'an demi Miras
Berita terkait
Terungkap, Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Ternyata Inisiatif Pengunjung
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.49
Legislator DKI Kecam Challenge Hafal Qur'an demi Miras: Penistaan Agama
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.17
Newport Minta Maaf Buntut Kasus Hafalan Al-Qur'an Ditukar Miras
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 18.57
Challenge Hafalan Qur'an Demi Miras Saat Konser Dilaporkan ke Polda Metro
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.38