Kawal Penanganan Air Bersih untuk Warga Pulau Kelapa-Panggang, DPRD DKI: Itu Hak Dasar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menyoroti kendala pasokan air bersih di Pulau Kelapa dan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, akibat produksi fasilitas pengolahan air Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dan Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO) yang terbatas. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu segera menangani permasalahan tersebut untuk mencegah gangguan kebutuhan dasar warga. Dalam pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten, Suku Dinas SDA, PAM JAYA, dan pihak lokal, disepakatkan penyediaan air bersih darurat sebesar 6.000 liter per hari untuk masing-masing pulau hingga kapasitas produksi kembali optimal. Proyek SWRO SPAL-D ditargetkan selesai pada Oktober 2026, sementara penambahan kapasitas BWRO sebesar 2.500 liter per jam diharapkan memberi manfaat pada awal Desember 2026. Air bersih menjadi hak dasar warga yang harus dijamin.
Bagikan
Berita terkait
DPRD Usul Ubah Air Laut Jadi Tawar, PAM Jaya Ungkap Kendalanya
Detik.com · 18 September 2026 pukul 13.30
1 Juta Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Daerah Ini Paling Parah
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 16.20
Polda Sumsel Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Lumpatan II
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.35
Soroti Krisis Lahan Makam di Jakarta, DPRD DKI Usul Beli Lahan di 2027
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.51