Kebakaran 20 Lapak di Kedoya Selatan Diduga akibat Korsleting Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Kedoya Raya RT.4/RW.3, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, pada Jumat siang. Insiden ini menghanguskan minimal 20 unit lapak dan bedeng milik warga. Menurut Komandan Pleton A Satuan Pelaksana Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kebon Jeruk, Suripto, api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu bedeng yang berdekatan dengan gudang rongsokan. Saksi mata melaporkan bahwa api cepat membesar setelah sumber listrik mengalami arus pendek. Petugas Gulkarmat segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan mencegahnya menyebar ke bangunan di sisi utara. Namun, proses pemadaman sempat terhambat akibat kemacetan lalu lintas di sekitar wilayah Kebon Jeruk. Bantuan dari sektor Kembangan yang berdekatan berhasil mempercepat respons pemadaman. Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, memastikan tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya sebelum melakukan proses pendinginan di area yang terdampak. Total kerugian materiil mas masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 September 2026 pukul 16.48
Kebakaran di Kedoya Jakbar Hanguskan 20 Bedeng, Diduga Akibat Korsleting
VOI · 4 September 2026 pukul 19.20
Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang Diduga Akibat Korsleting Listrik
kumparan · 4 September 2026 pukul 18.10
Damkar Evakuasi 33 Orang dari Apartemen Pavilion, Tak Ada Korban Jiwa
Detik.com · 4 September 2026 pukul 16.20
Kebakaran Bedeng di Kedoya Jakbar Padam, Sisakan Puing-puing
Berita terkait
Ini Dugaan Pemicu Kebakaran Hotel Pullman
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 03.13
Dugaan Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.46
Posko Ormas di Kembangan Jakbar Terbakar, 8 Unit Damkar Dikerahkan
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 11.50
Posko GRIB Jaya di Jakbar Terbakar Senin Dini Hari
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.58