Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Kebakaran Hutan Bisa Diantisipasi Jika Pemerintah Tidak Abaikan Data Ilmiah

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali marak di Indonesia pada musim kemarau 2026, meluas di Kalimantan, Sumatra, hingga Papua Selatan. Menurut data Sistem Monitoring Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan, luas area terdampat dari awal tahun hingga Juli 2026 mencapai 202.004 hektare, naik dari 107.465 hektare akhir Juni dengan penambahan hampir 95.000 hektare hanya pada Juli. Kondisi ini dipengaruhi oleh cuaca kering akibat El Niño yang diperkirakan masih berlanjut hingga akhir tahun. BNPB mencatat peningkatan hotspot di Kalimantan dan Sumatra, dengan Kalimantan Tengah mencatat 3.947 hotspot, Kalimantan Barat 2.812, dan Kalimantan Selatan 1.079, naik lebih dari 1.300 hektare dibanding 2025. Greenpeace Indonesia menyatakan bahwa kebakaran hutan tidak terjadi secara tiba-tiba dan dapat dicegah jika pemerintah memanfaatkan data ilmiah secara optimal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait