Kebakaran Taman Nasional Gunung Bromo Meluas, Ini Arahan Mensesneg
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Provinsi Jawa Timur, terus meluas akibat fenomena El Nino yang melanda Indonesia. Kondisi cuaca sangat kering memicu kebakaran di sejumlah daerah, termasuk kawasan taman nasional tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan pemerintah pusat dan daerah terus berupaya keras untuk segera melakukan proses pemadaman agar api tidak semakin meluas.
Koordinasi intensif dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Menteri Kehutanan, dan seluruh jajaran Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Prasetyo mengimbau seluruh masyarakat agar mawas diri dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kebakaran tidak terkendali karena kondisi cuaca kering sangat rentan terhadap percikan api. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan BMKG, termasuk untuk merancang operasi modifikasi cuaca (OMC), meskipun secara teknis tidak semua area memungkinkan dilakukan OMC. Peralatan pendukung seperti water bombing, helikopter, dan pesawat dikoordinasikan berdasarkan arahan Presiden untuk membantu mengatasi karhutla.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.18
Pantau Kebakaran di Bromo, Menhut Ungkit Komando Penanganan Karhutla
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 14.40
Mensesneg Minta Pemadaman Karhutla Bromo Dilakukan Sekeras-kerasnya
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.15
FOTO: Kebakaran Bromo Meluas, Api Dekati Permukiman Warga
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 08.43
Bromo Terbakar dan Akses Ditutup, Jembatan Kaca hingga Seruni Point Masih Aman
Berita terkait
Kebakaran Bromo Meluas 921,42 Hektare, Water Bombing Terkendala Kabut
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.41
Mensesneg: El Nino Sebabkan Pemadaman Karhutla Tak Mudah
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.33
Kebakaran di Jalur Arteri Tasikmalaya-Bandung
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.40
BMKG: El Nino Kuat Picu Kemarau Ekstrem Hingga Karhutla Makin Parah
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.15