Kecelakaan Kapal Tenggelam yang Disebut Lebih Mematikan daripada Titanic
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 26 September 2002, kapal MV Le Joola milik Pemerintah Senegal tenggelam saat berlayar dari Casamance ke Dakar. Kapal baru beroperasi kembali setelah setahun berhenti karena masalah mesin. Meskipun kapasitas resmi 536 penumpang, diperkirakan ada lebih dari 2.000 orang di atas kapal akibat suap dan penumpang tanpa tiket. Saat badai malam itu, kapal terbalik dan banyak orang terjebak di dalam lambung. Penyelamatan memakan waktu minimal 10 jam sebelum bantuan tiba, dengan nelayan lokal yang lebih dulu sampai. Tragedi ini menewaskan lebih dari 1.800 orang dari 12 negara, hanya 64 yang selamat, melampaui korban Titanic. Hingga 20 tahun setelah kejadian, keluarga korban masih mendesak pemerintah untuk mengangkat bangkai kapal dari dasar laut, namun belum terealisasi.
Bagikan
Berita terkait
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, 4 Orang Dilaporkan Meninggal dan 218 Selamat
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 18.30
Pemerintah Bangun 2 Rumah Sakit Lapangan untuk Tangani Korban Gempa NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 23.14
995 Gempa Susulan Hantam NTT, tapi Hanya 46 yang Terasa
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.30
Korban Jiwa Gempa NTT Capai 53 Orang, Manggarai dan Manggarai Timur Terdampak Paling Parah
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.59