Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Kecelakaan Kapal Terus Berulang, Tata Kelola & Kepatuhan Pelayaran Jadi Sorotan

Pengamat politik Trubus Rahardiansah menyoroti kecelakaan kapal yang berulang di Indonesia, menilainya sebagai cerminan masalah tata kelola dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan pelayaran. Dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk 'Kapal Penumpang Tenggelam Lagi, Bagaimana Solusinya?' di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (22/9), Trubus menekankan bahwa regulasi pelayaran sudah tersedia, namun penegakannya masih lemah. Ia menyatakan bahwa prosedur keselamatan sering diabaikan, termasuk isu manifest penumpang yang berulang dalam kasus kecelakaan. Trubus juga menyoroti peran Syahbandar dan pemilik kapal yang perlu dimintai pertanggungjawaban agar kecelakaan tidak terus berulang.

Trubus menegaskan bahwa penegakan hukum yang konsisten penting untuk mencegah kecelakaan serupa. Ia mengkritik pola menyalahkan cuaca atau nasib sebagai penyelesaian, menilainya tidak produktif. Menurutnya, kecelakaan berulang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut, yang berdampak pada mobilitas antarpulau dan distribusi logistik. Jika masyarakat enggan menggunakan kapal, dampacannya bisa menjangkau sektor ekonomi secara lebih luas.

Untuk mengatasi masalah ini, Trubus mendorong pembenahan tata kelola pelayanan secara menyeluruh, termasuk aspek hukum, tanggung jawab Syahbandar, perizinan, dan pembagian tanggung jawab antara regulator dan operator. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas setiap pihak yang terlibat agar transportasi laut menjadi aman dan dapat dipercaya.

Berita terkait