Kecelakaan Kapal Terus Berulang, Waka Komisi V DPR: Indikator Rapuhnya Keselamatan Pelayaran Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menilai berulangnya kecelakaan kapal penumpang di Indonesia sebagai indikator rapuhnya manajemen keselamatan pelayaran nasional. Ia menyampaikan keprihatinan tersebut pada Selasa (8/8/2026), mengingat Indonesia adalah negara kepulauan dengan tingkat pelayaran tinggi. Pernyataan ini muncul setelah KMP Mutiara Sentosa II terbakar di perairan utara Sumenep. Kapal yang mengangkut 271 orang itu dievakuasi besar-besaran; sejauh ini 5 orang meninggal dan 41 orang masih dalam pencarian. Sebelumnya, KLM Nurul Salsa tenggelam di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada 26 Juli 2026, mengakibatkan 4 orang meninggal dan 14 orang hilang. Dua insiden dalam waktu berdekatan ini memperkuat kekhawatiran parlemen terhadap lemahnya tata kelola keselamatan pelayaran nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 11.10
DPR Akan Kuliti Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.35
Operasi SAR Tragedi KMP Mutiara Sentosa Ditutup, 238 Korban Dievakuasi
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 11.31
Kecelakaan Kapal Terus Berulang, Waka Komisi V DPR: Indikator Rapuhnya Keselamatan Pelayaran Nasional
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 09.28
KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, DPR Minta Kemenhub Evaluasi Standar Pengawasan Pelayaran
Berita terkait
601 Kecelakaan Kapal Terjadi hingga Agustus 2026, DPR Soroti Keselamatan Pelayaran
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 10.15
2 Kapal Terbakar, DPR Minta Kemenhub Tidak Bekerja Reaktif pada saat Kecelakaan saja
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 01.14
DPR Soroti Kecelakaan Kapal Beruntun, Nyawa Melayang Tak Ada Tersangka
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.42
Edi Purwanto Soroti Empat Titik Lemah Keselamatan Pelayaran, dari Regulator hingga Konsumen
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 09.34